Showing posts with label Antropologi Budaya. Show all posts
Showing posts with label Antropologi Budaya. Show all posts

Save Bali Now!


Rasanya tidak berlebihan bila mengatakan Bali adalah ujung tanduk pariwisata di Indonesia. Jauh sebelum pemerintah getol mengkampanyekan VISIT INDONESIA atau daerah lain mengkampanyekan daerahnya sebagai tujuan pariwisata, Bali sudah menarik lebih banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Keindahan alam, keunikan budaya bercampur dengan keramahtamahan khas Indonesia ada di Bali dan terus mengundang wisatawan untuk datang ke Pulau Dewata ini. Namun, bila ada orang yang pesimis dengan masa depan pariwisata Bali, apakah hal ini hanyalah sebuah sinisme tanpa alasan atau sebuah prediksi yang mmungkin menjadi kenyataan?


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Jogja Journal: Day Two

Setelah menikmati tidur yang sebenarnya kurang panjang, pukul 06.00 pagi kami sudah harus bersiap - siap, terutama karena sebagai seksi acara, bangun paling pagi itu adalah wajib hukumnya. Dengan mata yang belum juga ikhlas disuruh melek, saya dan teman - teman sekamar bergantian ke kamar mandi dan menjadi kamar pertama yang seluruh warganya siap untuk menghadapi praktikum pagi ini, Selasa 23 Mei 2012.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Jogja Journal: Day One

Perjalanan dimulai dari 'rumah' saya tercinta, Jatinangor. Pagi - pagi sekali kami sudah harus standby di depan Gerbang BNI UNPAD Kampus Jatinangor. Alhamdulillah, meski kami harus sudah kumpul pukul 02.00 dini hari, sudah banyak yang kumpul, bahkan dari pukul 22.00 malam, maklum saja, jam - jam segini memang waktunya anak kos pada bangun.





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Cantik dan Budaya: Di Seluruh Dunia



Bila sebelumnya telah diperlihatkan bahwa ternyata cantik yang ideal tidaklah sama, bahkan dengan adanya propaganda media dalam pembentukan imej wanita cantik. Pada dasarnya, imej tersebut lahir dari ketidakpuasan pada ciri fisik yang umum dimiliki dalam kebudayaannya, sehingga meniru wanita dari kebudayaan lain yang memiliki ciri berbeda dari umum dianggap menjadi yang paling ideal sebagai sebuah kecantikan.

Bila sebelumnya diperlihatkan para wanita modern, maka di artikel ini akan diperlihatkan kecantikan ideal yang unik dari berbagai belahan dunia. Dan kalau para wanita modern melakukan segalanya untuk menjadi cantik bahkan harus menderita, ternyata para wanita dengan kecantikan yang unik ini pun sama menderitanya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Cantik dan Budaya: Stereotipe Budaya Modern

Sebelumnya, sudah ditunjukan foto - foto sebagai perbandingan bagaimana perubahan besar terjadi dalam standarisasi kecantikan selama puluhan ribu tahun. Ada beberapa hal yang harus dipahami mengenai kecantikan dan kenyataan bahwa ternyata wanita - wanita cantik tersebut tidak mewakili kecantikan wanita, mereka hanya dianggap 'umum'. Karena perbedaan budaya dan ciri fisik yang telah dimiliki sebelumnya, maka standar kecantikan setiap budaya berbeda satu sama lain.





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS